Pisang Lokal Indonesia Ramai Diminati Luar Negeri

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Potensi pisang Indonesia untuk diekspor ini juga membuat Balibangtan melalui Balitbu Tropika berambisi terus mengembangkan kualitas dan jenis pisang unggulan.

Salah satu inovasi dilakukan melalui convensional breeding, yang berhasil membuat varietas pisang INA 03 yang tahan penyakit layu fusarium.

baca juga: Gara-gara Ini, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma

"Produk turunan pisang masih banyak yang belum kita eksplor agar memberi nilai tambah," tutur Fadjry.

Pengembangan buah pisang ini selaras dengan salah satu program Direktorat Jenderal Hortikultura tahun 2020-2024, untuk membuat kampung hortikultura (buah dan sayur) untuk menambah kesejahteraan petani.

baca juga: Tempat Wisata Langgar Prokes, Satgas Covid: Tutup, Jangan Dibiarkan

"Kampung buah adalah pengembangan komoditas buah-buah dalam wilayah administrasi terfokus dalam 1 desa. Luasannya minimal 10 hektare per desa. Buah yang kita kembangkan adalah buah yang cocok yang sesuai dengan agroekosistem di desa tersebut," timpal Direktur Buah dan Florikultura, Liferdi Lukman.

Menurut Liferdi, pihaknya akan mengalokasikan anggaran pembiayaan apabila masyarakat betul-betul serius dan antusias untuk melaksanakan kampung buah tersebut. Selain itu harus ada dukungan dan komitmen tinggi dari pemerintah daerah setempat.

baca juga: Hari Ini, Positif Covid-19 Indonesia Tambah 3.080 Kasus

Salah satu contoh kisah sukses kampung buah adalah Kampung pisang berbasis korporasi di Tanggamus, Lampung yang dikembangkan 2017 dengan mengandeng PT Great Giant Pineapple (GGP).

Awalnya, kampung pisang ini hanya seluas 10 hektare, sekarang sudah berkembang hampir 400 hektare dan dikelola oleh 800 petani. Kampung pisang ini bisa berkembang karena konsep korporasi dengan mengandeng mitra industri.

baca juga: Pelataran Masjid Raya Sumbar Banyak Dikunjungi Wisatawan Untuk Berfoto, Pengurus: Masjid Bukan Tempat Wisata

Editor: Eko Fajri