Masih Tertekan, Harga Emas Dunia Terus Turun

Emas
Emas (net)

KLIKPOSITIF - Harga emas dunia masih berada dalam tekanan sepanjang pekan lalu. Dilansir dari CNBC pada Senin, 3 Mei harga emas pasar spot turun 0,1 persen ke harga 1.770,41 dolar AS per ounce.

Penurunan itu tercatat 0,3 persen secara mingguan (W-o-W). Salah satu faktor penyebanya adalah enaikan yield obligasi USA. Emas berjangka AS stabil di harga 1.767 dolar AS per ounce. Meskipun terjadi penurunan, emas batangan siap untuk kenaikan bulanan pertama tahun ini.

baca juga: Rencana Kenaikan Tarif PPN, Wakil Ketua DPR: Tambah Beban Hidup Masyarakat

Yield melompat naik di tengah penguatan data indikator ekonomi USA sehingga merusak daya tarik logam yang tidak menghasilkan yield. Palladium keluar dari zona rekor tertinggi di sesi sebelumnya.

Data pada hari Kamis malam pekan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS meningkat pada kuartal pertama karena stimulus fiskal mendorong belanja konsumen. Imbal hasil US Treasury AS tenor 10-tahun melayang mendekati posisi tertinggi dalam lebih dari dua minggu, meningkatkan biaya peluang untuk membeli emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

baca juga: LiveWire Bakal Jadi Nama Motor Listrik Harley-Davidson

Awal pekan lalu, The Fed menahan suku bunga dan program pembelian obligasi dengan stabil. "Kekuatan berkelanjutan dalam data domestik akan mengarah pada perubahan bertahap target the Fed selama beberapa bulan mendatang," kata analis UBS dalam sebuah catatan.

Suku bunga riil AS yang lebih tinggi kemungkinan akan memicu arus keluar ETF lebih lanjut, kata UBS, menambahkan bahwa mereka memperkirakan emas batangan turun menjadi USD 1.600 per ons pada akhir tahun.

baca juga: Harga Minyak Dunia Kembali Bangkit di Tengah Kekhawatiran Pandemi

Sementara itu harga palladium naik 0,2 persen menjadi 2.958,19 dolar AS per ounce, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di harga 2.981,99 dolar AS pada hari Kamis. Itu di jalur untuk membukukan keuntungan mingguan dan bulanan ketiga berturut-turut juga.

Harga perak turun 0,6 persen menjadi 25,92 dolar AS per ons, meskipun siap untuk kenaikan bulanan lebih dari 6 persen - terbesar sejak Desember lalu. Platinum naik 0,3 persen menjadi 1.201,69 dolar AS per ounce.

baca juga: Indeks Keyakinan Konsumen April 2021 Makin Optimistis Terhadap Kondisi Ekonomi

Editor: Ramadhani