Uji Vaksin Bermasalah Picu Meroketnya Harga Emas Dunia

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Uji coba vaksin virus corona atau Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca mengalami masalah. Uji coba global vaksin Covid-19 eksperimental AstraZeneca dihentikan sementara karena penyakit yang tidak dapat dijelaskan pada peserta penelitian.

Kondisi ini berimbas pada naiknya harga emas dunia ke level tertingginya. Dilansir dari Bloomberg, Kamis (10/9/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 1.945,20 dolar AS per ounce. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,6 persen menjadi 1.954,90 dolar AS per ounce.

baca juga: Nilai Ekposr Meningkat, Pada Agustus Naik Hingga 64,10 Persen YoY

"Berita penundaan itu mungkin secara tidak langsung mendukung emas , karena bisa menyebabkan perlambatan ekonomi yang berkepanjangan dan ekspektasi lebih lanjut dari stimulus fiskal," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Sementara itu menguatnya harga emas dipicu oleh dolar AS yang turun 0,2 persen setelah Bloomberg melaporkan proyeksi pertumbuhan dan inflasi ECB yang akan dipublikasikan hari ini. Anggota dewan ECB, Isabel Schnabel, sebelumnya mengatakan perkembangan ekonomi sejak Juni secara luas sejalan dengan ekspektasi sehingga "baseline" bank tersebut masih dipertahankan.

baca juga: Masuki Jelang Akhir Pekan, IHSG Berada di Zona Merah

Pandemi itu memaksa bank sentral utama untuk memberikan stimulus besar-besaran, membantu emas melonjak sekitar 28 persen sepanjang tahun ini karena dianggap sebagai lindung nilai terhadap potensi penurunan nilai mata uang dan inflasi.

Di tempat lain, platinum melambung 1,8 persen menjadi 917,32 dolar AS per ounce. Dewan Investasi Platinum Dunia mengubah perkiraannya untuk pasar tersebut pada 2020 dari surplus menjadi defisit. Perak naik 0,7 persen menjadi 26,88 dolar AS per ounce, sementara palladium meningkat 0,8 persen menjadi 2.292,98 dolar AS per ounce.

baca juga: Indonesia Dapatkan Bantuan 2,6 Juta Vaksin Pfizer dari AS

Editor: Ramadhani