Kick Off 2020, Hayati Honda Sumbar Perkuat Internal dan Digitalisasi

Seremonial Kick Off Hayati Tahun 2020
Seremonial Kick Off Hayati Tahun 2020 (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Main dealer sepeda motor Honda di Sumatera Barat, PT Hayati Pratama Mandiri secara resmi telah meluncurkan pencapaian yang menjadi target kerja perusahaan pada tahun 2020. Peluncuran ini digelar pada Senin 13 Januari 2020.

Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Direktur PT Hayati Pratama Mandiri, Jefri Ali bersama jajaran manajemen yang dipimpin oleh General Manager, Hendri Faezal. Serta melibatkan jaringan Hayati di seluruh Sumatera Barat.

baca juga: Hari Ini, Tarif Listrik untuk Golongan Rendah Turun, Ini Kriteria Pelanggan yang Dapat

Pada momen peluncuran ini, General Manager PT Hayati Pratama Mandiri, Hendri Faesal mengatakan bahwa pada tahun 2019 lalu, market Honda terkoreksi cukup dalam, namun untuk market share ada peningkatan sekitar 0,2 persen atau diangka 81,1 persen.

"Meskipun ada pengoreksian jumlah pada sisi unit dan market, namun market share kami tetap naik," katanya pada KLIKPOSITIF .

baca juga: Gamawan Fauzi: Sumbar Harus Jadi Leader, Bukan Follower

Menurut Hendri, untuk tahun 2019 lalu, kondisi perekonomian negara menjadi pengaruh yang dominan. Sehingga untuk tahun ini, Hayati sebut dia perlu melakukan penguatan pada internal perusahaan.

"Kondisi yang paling menganggu adalah kenaikan harga komoditas dan beberapa hal yang lain yang berdampak pada perekonomian masyarakat," jelas dia.

baca juga: Kampanye, Paslon Erick Hariyona - Syawal Prioritaskan Pendidikan dan Agama

Terkait penguatan internal, proses yang akan dilakukan yakni berupa digitalisasi dan people development, "Sehingga saat market naik, kami lebih siap," ujarnya.

Di sisi lain, penjualan produk yang paling tinggi masih dipegang oleh Beat Series, dengan jumlah mencapai 23 ribuan unit selama setahun, atau secara persentase hampir 50 persen dari keseluruhan penjualan.

baca juga: Positif Covid-19 Sumbar Meningkat, Epidemiolog: Karena Gagal Mengontrol Pergerakan Orang

"Namun untuk kategori sport dan middle matic, pada umumnya terkoreksi. Tahun ini, kami menjaga agar marketnya tetap kuat," pungkas Hendri kemudian.(*)

Editor: Ocky Anugrah Mahesa