Harga Cabe Meroket, Disperindag Pasaman Belum Lakukan Operasi Pasar

Harga Cabe Meroket, Disperindag Pasaman Belum Lakukan Operasi Pasar
Harga Cabe Meroket, Disperindag Pasaman Belum Lakukan Operasi Pasar (http://www.kabarbisnis.com/)

KLIKPOSITIF - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasaman belum melakukan operasi pasar terkait melonjaknya harga cabe.

"Kenaikan cabe ini hanya situasional. Tidak perlu operasi pasar. Kenaikannya hanya menjelang Ramadan ," ungkap Kepala Dinas Perindakop dan UKM Pasaman , Anwir Salam kepada KLIKPOSITIF , Senin 9 Mei 2016.

baca juga: Pilkada Pasbar, Koalisi Parpol Pengusung Erick - Syawal Rampungkan Struktur Tim Pemenangan

Pihaknya akan melakukan operasi pasar jelang lebaran nanti. "Hal ini sesuai dengan program dan ketersediaan dana di APBD Pasaman ," tambahnya.

‎Sebelumya, harga cabe merah di pasar tradisional, Kecamatan Lubuk Sikaping meroket hingga Rp36 ribu per kilogram. Harga ini naik Rp12 ribu perkilogram dari minggu lalu yang hanya Rp24 ribu per kilogram.

baca juga: KPU Pasbar Nilai Imbauan Mematuhi Protap COVID-19 bagi Bacalon Kepala Daerah Tidak Berjalan Baik

Sementara itu, Wati, salah seorang ibu rumah tangga mengaku kenaikan harga cabe karena Ramadan sudah semakin dekat. "Kata para pedagang alasannya karena akan memasuki bulan suci Ramadan . Kemungkinan, harga itu akan terus naik seiring semakin dekatnya bulan suci Ramadan ," ujarnya.

[Man St Pambangun]

baca juga: Semen Padang Serahkan Bantuan 20 Unit Alat Pengolahan Sampah untuk Kelompok Dasawisma Kemiri 8 Pasaman

Penulis: Fitria Marlina