Kopi Gayo Dipromosikan di Finlandia

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Atas ajakan dan undangan salah satu perusahaan kopi terbesar Finlandia ”Mokkamestarit”, pada 5 Agustus 2017, KBRI Helsinki bersama pemilik perusahaan Mokkamestarit, Mika Hannuniemi dan Reija Paakkinen, promosi Kopi Gayo di kota Tampere, Finlandia. Promosi melalui suatu event bertema ”Indonesian Coffee” menghadirkan para pemilik cafe dan pencinta kopi di kota Tampere.

Mokkamestarit Oy merupakan perusahaan roastery kopi serta teh yang didirikan oleh Reija Paakkinen dan Mika Hannuniemi sejak tahun 1990.

baca juga: Mengenal MetaTrader 4 Di Malaysia Pada Tahun 2021

Perusahaan yang berlokasi di kota Tampere tersebut pada awalnya mengimpor kopi spesial seperti Maragogype, Kenia AA dan Papua New Guniea serta kopi beraroma khusus.

Sejak 6 (enam) tahun lalu, Mokkamestarit mulai membeli green beans Gayo dari pihak ke-3 di London, yang bertindak selaku supplier biji kopi Gayo. Dengan semakin maraknya promosi kopi premium Indonesia di Finlandia, pada November 2016, Reija Paakkinen berkunjung ke Takengon – Aceh bersama supplier di London dan bertemu dengan koperasi Tani "Permata Gayo" untuk pertama kali.

baca juga: Rusia Usir 10 Diplomat AS, Ini Penyebabnya

Pada event ”Indonesian Coffee”, Dubes RI Helsinki juga menjelaskan kepada publik Finlandia bahwa Indonesia merupakan negara produsen kopi terbesar ke-4 di dunia dan di Indonesia kopi merupakan bagian dari budaya dan kearifan lokal yang disajikan pada setiap ritual agama dan budaya sejak abad ke-17 semasa penjajahan Belanda. Dengan demikian para petani kopi Indonesia memegang kuat kearifan lokal untuk memproduksi kopi dengan kualitas dan cita rasa tinggi, sejalan dengan kuatnya budaya tradisional Indonesia.

Untuk menambah semaraknya event ”Indonesian Coffee” dan untuk turut mempromosikan seni budaya Indonesia, ”Indonesian Coffee” dimeriahkan juga dengan penampilan Tari Indang dari Sumatera Barat dan Taro Tor Tor dari Sumatera Utara. (*)

baca juga: KTT Asean Diharapkan Mampu Hasilkan Solusi Konkret Kedamaian di Myanmar

Sumber: KBRI Helsinki

Penulis: Eko Fajri