YMBI Cari 13 Pelaku UMKM Minangkabau Dapatkan Investor

Pemaparan Panitia Minangpreneur Festival 2017
Pemaparan Panitia Minangpreneur Festival 2017 (KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Yayasan Minang Bandung Indonesia (YMBI) bekerjasama dengan pemerintah daerah Sumatera Barat, menggelar Minangpreneur Festival 2017 untuk mencari 13 orang calon pengusaha muda asal Minangkabau dengan mencarikan investor untuk mengembangkan usaha mereka.

Ketua Panitia Minangpreneur Festival 2017, Rudi Maulana, di Padang, Selasa (18/4), mengatakan, kami akan mencari 13 orang individu atau pelaku UMKM terbaik dalam kegiatan yang akan digelar mulai 22 sampai 23 April 2017.

baca juga: Dalam Masa Pandemi, 10 Ribu Orang Akan Berkumpul Saat HUT Kota Padang

"13 putra minang dan pelaku UMKM asal Provinsi Sumbar akan dijaring dari 1.300 orang yang telah mendaftar menjadi peserta, kemudian dari jumlah tersebut diverifikasi menjadi 400 peserta yang dinilai layak untuk menyampaikan ide usahannya," kata Rudi.

Ia menambahkan, 13 orang terpilih nantinya harus memaparkan ide usaha dan pengembangannya agar menarik minat investor untuk mengembangkan usaha mereka.

baca juga: Peringati Hari Anti Narkoba Internasional, Semen Padang Gelar Lomba Puisi dan Poster

Untuk investor yang akan membantu individu atau pelaku usaha yang nantinya terpilih mendapatkan bantuan, salah satunya berasal dari PT Semen Padang , serta beberapa sponsor yang telah bekerjasama dengan YMBI.

Sehubungan dengan itu, Rudi menjelaskan kegiatan tersebut memang bertujuan mencari potensi pemuda minang berjiwa bisnis serta yang membutuhkan bantuan untuk pengembangan usahanya dari investor-investor.

baca juga: Naik Lagi, Harga Emas Konsisten di Atas Rp1 Juta Per Gram

"Target utamanya adalah pemuda minang dengan usia maksimal 35 tahun yang memiliki jiwa bisnis yang kuat serta ide bisnis yang bagus dan menarik. Selama ini orang minang memiliki tiga keunggulan salah satunya adalah sebagai pedagang sukses, sebab itu perlu perhatian untuk mengembangkan ide mereka, dengan cara mempertemukan anak nagari dengan investor yang tertarik untuk menyuntikan modal pengembangan usaha," jelasnya.

YMBI menilai perlunya anak nagari dibantu dalam mengambangkan usaha juga dikeranakan selama ini orang minang adalah pembuka lapangan kerja, bukan menjadi pekerja, apalagi di kampungnya sendiri. (Khadijah)

baca juga: Tak Mampu Beli Hp, Siswa Ini Pilih Masuk Sekolah saat Pandemi COVID-19

Penulis: Eko Fajri