Positifers, Ini Solusi Gojek untuk Hidup yang Lebih Mudah

Nobar mitra Gojek Padang di CGV dengan film Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini, Rabu, 29 Januari 2020
Nobar mitra Gojek Padang di CGV dengan film Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini, Rabu, 29 Januari 2020 (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dalam rangka menjalin silaturahmi antar sesama mitra Gojek Padang tahun 2020, Gojek districk operation Padang melakukan nonton bareng (Nobar) Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) di CGV Padang, Rabu, 29 Januari 2020. Nonton bareng dilakukan bersama ratusan mitra Gojek dan Regional Corporate Communication Manager Dian L.Toruan.

Menurutnya kegiatan nonton bareng ini untuk menjalin silaturahmi dan hubungan baik dengan mitra Gojek agar tahun ini menjadi tahun yang indah dan baik untuk semua pihak. "Dengan adanya silaturahmi ini semakin memperkuat hubungan baik dengan sesama mitra Gojek di wilayah Padang," katanya.

Ia mengatakan di tahun 2020, Gojek juga memiliki keinginan atau resolusi-resolusi yang akan terus diwujudkan melalui tujuh solusi Gojek . "Hal ini merupakan inovasi tanpa henti sejak tahun lalu, dimana Gojek akan terus menemani anak bangsa untuk lebih mudah menjalani kesehariannya dengan visi untuk hidup lebih mudah di tahun yang baru," jelasnya.

Baca Juga

"Tahun 2019, Gojek sudah memulai tujuh solusi itu, yakni GoGreener, GoGames, Gocar dan Goride instan, Donasi Digital Gojek , paylater, fitur ganti lokasi Gofood, dan fitur keamanan dan keselamatan layanan transportasi Gojek ," jelasnya.

Untuk solusi GoGreener, solusi yang ditawarkan yakni lebih mudah untuk mengadopsi gaya hidup lebih ramah lingkungan. Hal ini terlihat dari 97 persen pelanggan GoFood memilih opsi untuk tidak membeli alat makanan sekali pakai. "Sehingga ini menyelamatkan 6,2 ton plastik sekali pakai yang meliputi lebih dari tiga juta alat maka sekali pakaiatau sama dengan lebih dari 3000 kali tinggi monas. Sementara untuk mitra usaha yang mengadopsi program ini meningkat lebih dari 17,4 kali lipat dibandingkan awal tahun 2019," tuturnya.

Untuk GoGames, solusi yang ditawarkan lebih mudah untuk memberikan pengalaman terbaik bagi gamers, apapun tingkat ketangkasan mereka. "Hal ini karena tingginya antusiasme gamers yang terlihat dari meningkatnya transaksi dalam layanan GoGmaes hingga tiga kali lipat sejak pertama diluncurkan pada September 2019. Tiga permainan dengan transaksi top up terbanyak di 2019 yakni free fire, mobile legend, dan hago," jelasnya.

Untuk Gocar dan Goride instan, hal itu sebagai solusi lebih mudah untuk meningkatkan produktivitas, #ngakpakelama sampai ke tempat tujuan. "Hal itu menunggu waktu tunggu pelanggan Goride hingga 52 persen dan Gocar hingga 47 persen. Dengan menggunakan fitur ini, kemacetan jadi terurai karena waktu jempput lebih cepat," paparnya.

Untuk donasi digital Gojek , ada tiga layanan yang digunakan yakni gogive, gopay for gofood, dan gozakat. Sepanjang tahun 2019, donasi yang berhasil dikumpulkan mencapaai Rp82 miliar. Sementara itu untuk Paylatter, hal itu dihadirkan untuk mempermudah melakukan pembayaran.

"Solusi keenam dan ketujuh yang ditawarkan yakni fitur ganti lokasi Gofood dan Fitur keamanan serta keselamatan layanan transportasi Gojek . Ketujuh solusi itu masih akan terus dikembangkan hingga maksimal bisa dilaksanakan disemua wilayah di Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, mengenai kenaikan tarif yang banyak dikomplain oleh pengguna aplikasi ini, Dian mengatakan bahwa kenaikan tarif adalah keputusan pemerintah. " Gojek sebagai mitra pemerintah hanya bisa mengikuti dan taat terhadap aturan yang diberikan kepadanya. Sehingga ketika ada yang mengklaim itu adalah tarif dari Gojek maka itu salah," tegasnya.

Ia berharap dengan gebrakan dan inovasi yang terus dihadirkan bisa memberikan pemberdayaan yang baik bagi masyarakat. "Sehingga apa yang menjadi keutuhan masyarakat bisa kita jawab dengan baik," harapnya. (*)

Baca Juga

Editor: Fitria Marlina