Usaha Cucian Karpet Panen Rezeki Jelang Ramadan

"Dibanding hari biasa, pesanan jelang bulan puasa naik dua kali lipat,"
Proses pencucian karpet (KLIKPOSITIF)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Jelang memasuki bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, sejumlah usaha cucian karpet kebanjiran pelanggan. Rata-rata naik dua kali lipat dibanding hari biasa.

Seperti yang dialami oleh Trisko Erizal. pengusaha cucian karpet di kawasan Simpang Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok mengaku banyak menerima permintaan cucian jelang bulan puasa.

"Dibanding hari biasa, pesanan jelang bulan puasa naik dua kali lipat," sebut pria yang akrab disapa Eko tersebut, Senin 22 April 2019.

Mayoritas pesanan cucian karpet yang dilayaninya saat ini merupakan karpet rumahan hingga karpet mushalla atau masjid.

Upah cucian setiap jenis karpet beragam, tergatung ukuran dan ketebalan. Untuk satu karpet rumah ukuran standar berkisar sekitar 50 hingga 60 ribu per helainya.

Usaha cucian karpet yang memang baru digelutinya bersama keluarga sejak satu tahun belakangan mendapat berkah seiring datangnya bulan suci Ramadan.

"Alhamdulillah, bisa membantu ekonomi keluarga," sebutnya.

Untuk mencuci satu helai karpet memang butuh waktu karena prosesnya cukup panjang. Mulai dari membersihkan debu dengan tembakan air, menggundar, membilas dan mengeringkan, baru tahap akhir diberi pengharum.

"Yang lama pada proses pengeringan, tergantung cuaca. Kalau untuk pencucian hanya sebentar. Dalam sehari satu orang bisa 5 helai karpet," tutupnya.

Selain menunggu hantaran karpet yang akan dicuci, pihaknya juga memuaskan pelanggan dengan antar jemput ke rumah warga atau mushalla.

(Syafriadi Puma)