Presiden Jokowi Pastikan Pemda Papua Dapat 10 Persen Saham Freeport

"Saat ini perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu sepenuhnya telah dimiliki oleh Indonesia"
Presiden Jokowi saat mengumumkan kepemilikan Freeport oleh Indonesia (Setkab)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Presiden Joko Widodo memastikan bahwa Pemerintah Papua mendapatkan jatah saham Freeport sebanyak 10 persen dari saham yang ada.

Ia mengatakan, saat ini perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu sepenuhnya telah dimiliki oleh Indonesia melalui divestasi saham yang dilakukan oleh BUMN PT Inalum.

Dengan kepemilikan 51 persen lebih saham PT Freeport, menurut dia, ada potensi penerimaan pajak dan royalti yang lebih baik.

Sehingga dengan demikian, secara keekonomian keberadaan perusahaann tersebut bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Papua.

"Kepemilikan 51,23% tersebut nantinya akan terdiri dari 41,23% untuk Inalum dan 10% untuk Pemerintah Daerah Papua," katanya dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Untuk pengelolaan saham di Papua, akan dilakukan oleh perusahaan jaringan Inalum dan BUMD Papua secara kepemilikan saham.

"Saham Pemerintah Daerah Papua akan dikelola oleh perusahaan khusus PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPPM) yang 60% sahamnya akan dimiliki oleh INALUM dan 40% oleh BUMD Papua," jelas sebuah pernyataan resmi dari Kementerian ESDM.

Di sisi lain, ia juga menambahkan bahwa hal-hal terkait masalah lingkungan, dan yang berkaitan dengan smelter, sesuai laporan yang diterimanya semuanya sudah diselesaikan dan disepakati.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Inalum (Persero) telah membayar 3,85 miliar dollar AS kepada Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, untuk membeli sebagian saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI sehingga kepemilikan INALUM meningkat dari 9,36% menjadi 51,23%.(*)