Ini Dampak Ekonomis dari Pertemuan IMF-World Bank di Bali Versi Menperin

"Pemerintah punya target segera menyelesaikan perundingan dan penandatanganan beberapa CEPA"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Pertemuan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia atau IMF-World Bank Group (IMF-WBG) 2018 di di Nusa Dua, Bali menjadi momen penting dalam upaya menjalin perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif antara Indonesia dengan negara mitra strategis.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan manfaat yang dirasakan terutama di sektor industri manufaktur. Gelaran tahunan ini juga bisa dimanfaatkan Indonesia untuk memperlihatkan fundamental ekonomi nasional ke kancah global.

"Pemerintah punya target segera menyelesaikan perundingan dan penandatanganan beberapa CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement). Kerja sama bilateral Indonesia-Australia CEPA yang sudah final diharapkan menjadi milestone bagi CEPA lainnya," katanya dalam pernyataan resmi.

Menurut dia, Indonesia dan negara mitra terus memformulasikan skema baru dalam kerangka CEPA, sehingga bisa terciptanya peningkatan nilai perdagangan bagi kedua belah pihak yang sama-sama menguntungkan.
Namun demikian, untuk mencapai lompatan besar, diperlukan industri yang mampu berdaya saing dan meningkatkan nilai tambah tinggi terutama untuk memenuhi pasar ekspor.

Di samping itu sebut dia, pertemuan internasional di Bali dapat pula menjadi kesempatan untuk membahas sekaligus mencari solusi terkait dinamika perekonomian global yang sedang terjadi, misalnya dampak perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

"Semoga event ini dapat meringankan negara-negara berkembang. Sebab, negara yang lebih stabil bisa memengaruhi kekuatan mata uang negara berkembang," terangnya.

Apalagi, kata Airlangga Indonesia sudah mempunyai peta jalan Making Indonesia 4.0 yang memiliki sejumlah strategi dalam kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0.

Tujuannya adalah mendongkrak perekonomian nasional, dengan target menjadikan Indonesia masuk jajaran 10 besar negara ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030.

"Di 2030, saat ... Baca halaman selanjutnya