Jelang Lebaran, Harga Cabe Naik 100 Persen di Pasaman

"Tingginya harga cabai, karena tingginya tingkat kebutuhan masyarakat untuk lebaran"
Ilustrasi (Net)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Pasaman terpantau naik pada H-3 lebaran tahun 2018 ini. Kenaikan harga diketahui mencapai 100 persen di pasar tradisional di Lubuk Sikaping.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemkab Pasaman, Ishak mengatakan cabe rawit dua hari lalu masih tercatat Rp20 ribu, kini naik 100 persen menjadi Rp40 ribu perkilogram, cabe merah kriting Rp25 ribu naik jadi Rp40 ribu perkilogram (60 persen).

Kemudian, bawang putih Rp20 ribu naik Rp24 ribu perkilogram (20 persen), bawang merah Rp28 ribu menjadi Rp30 ribu perkilogram (7,14 persen).

Tidak hanya itu saja, jelas Ishak, telur ayam ras Rp1.350 naik jadi Rp1.400 perbutir. Daging sapi lokal masih tetap bertengger di angka Rp130 ribu perkilogram, begitu juga daging ayam ras masih tetap Rp22.500 perkilogram.

Sedangkan untuk ikan air tawar justru semakin turun dari hari ke hari, hari ini harga ikan nilai turun menjadi Rp20 ribu, padahal sehari sebelumnya Rp25 ribu perkilogram (20 persen). Dan ikan mas turun jadi Rp25 ribu sehari sebelumnya masih Rp28 ribu.

Dikatakannya, tingginya harga cabai saat ini karena minimnya pasokan dan tingginya permintaan menjelang lebaran. Kemudian ia juga menduga bahwa adanya penyimpangan produk ke luar daerah dan atau pasokan luar daerah yang tidak masuk ke pasar Pasaman.

"Tingginya harga cabai, karena tingginya tingkat kebutuhan masyarakat untuk lebaran. Sama dengan kebutuhan daging, sementara berkurangnya peminat ikan tawar sehingga terus turun harganya" pungkasnya kemudian.

[Man St Pambangun]