Pemerintah Berikan Fasilitas Pengurangan PPH Badan 100 Persen Untuk Industri Pionir

"Untuk dapat memperoleh fasilitas pengurangan Pajak Penghasilan badan sebagaimana dimaksud, menurut PMK ini, Wajib Pajak harus memenuhi kriteria: diantaranya a. merupakan Industri Pionir; b.merupakan penanaman modal baru; c. mempunyai nilai rencana penanaman modal baru minimal sebesar Rp500.000.000.0"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Dengan pertimbangan untuk lebih meningkatkan kegiatan investasi langsung pada industri pionir untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah memandang perlu mengatur kembali ketentuan pemberian fasilitas pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Badan.

Atas pertimbangan tersebut, pada 29 Maret 2018, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PNK.010/2018 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

Menurut PMK ini, Wajib Pajak (WP) badan yang melakukan penanaman modal baru pada Industri Pionir dapat memperoleh pengurangan Pajak Penghasilan badan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari Kegiatan Usaha Utama yang dilakukan.

“Pengurangan Pajak Penghasilan badan sebagaimana dimaksud diberikan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pajak Penghasilan badan yang terutang,” bunyi Pasal 2 ayat (2) PMK ini.

Adapun jangka waktu pengurangan Pajak Penghasilan badan sebagaimana dimaksud diberikan dengan ketentuan yakni selama 5 (lima) tahun pajak untuk penanaman modal baru dengan rencana penanaman modal paling sedikit Rp500.000.000.000,00 (lima ratus miliar) dan paling banyak kurang dari Rp1.000.000.000.000,00 (satu triliun rupiah).

Kemudian selama 7 (tujuh) tahun pajak untuk penanaman modal baru dengan rencana penanaman modal paling sedikit Rp1.000.000.000.000,00 (satu triliun rupiah) dan paling banyak kurang dari Rp5.000.000.000.000,00 (lima triliun rupiah).

Selama 10 (sepuluh) tahun pajak pajak untuk penanaman modal baru dengan rencana penanaman modal paling sedikit Rp5.000.000.000.000,00 (lima triliun rupiah) dan paling banyak kurang dari Rp15.000.000.000.000,00 (lima belas triliun rupiah).

Selama 15 (lima belas) tahun pajak untuk penanaman modal baru dengan rencana penanaman modal paling sedikit Rp15.000.000.000.000,00 (lima belas triliun rupiah) dan paling banyak kurang dari ... Baca halaman selanjutnya