Mulai Bulan Depan, Surat Berharga Negara Bisa Dibeli Lewat Internet

"Praktek investasi ini akan menarik generasi milineal"
Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Kementerian Keuangan akan meluncurkan penjualan Surat Berharga Negara (SBN) seri SBR003 secara online. Rencananya, penjualan bisa dilakukan pada 14 Mei mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) Luky Alfirman. Menurutnya, pemerintah saat ini ingin merubah paradigma masyarakat soal investasi.

"Jika sebelumnya hanya sekedar menabung, kali ini kami ingin masyarakat punya kesadaran akan investasi," katanya.

Dengan menerapkan sistem penjualan berbasis internet tersebut, ia menilai, praktek investasi ini akan menarik generasi milineal yang tidak suka dengan proses yang panjang dan cenderung beraktifitas melalui gawai, " Ini yang coba kita hasilkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, SBR003 sangat terjangkau bagi generasi milennial karena dapat dimiliki mulai dari Rp1 juta.

Batas maksimal kepemilikan SBR 003 adalah Rp3 miliar dengan yield di atas rata-rata bunga deposito bank BUMN.

"Sejak diterbitkan, kita sudah berjanji bahwa tingkat bunga SBN Ritel itu selalu lebih tinggi dari tingkat bunga rata-rata deposito (bank) BUMN," jelas Direktur Surat Utang Negara (Direktur SUN) Loto Srinaita Ginting.

Mekanisme pemesanan pembelian SBR003 dilakukan secara langsung kepada Pemerintah melalui sistem elektronik yang disediakan oleh mitra distribusi (agen penjual) yang direncanakan mulai tanggal 14-25 Mei 2018.

Mitra distribusi pilot project (dalam proses pendaftaran) terdiri dari 6 bank, 2 perusahaan efek dan 1 Fintech.

Enam bank tersebut adalah Mandiri, BNI, BRI, BCA, Permata dan DBS. Sedangkan mitra perusahaan efek adalah Tri Megah dan Bareksa. Adapun mitra Fintech adalah Investree.

"Saat ini ada 6 bank, 2 perusahaan efek dan 1 Fintech. Seingat saya Fintechnya Investree, perusahaan efeknya adalah Trimegah dan Bareksa. Enam banknya adalah Mandiri,BNI, BRI, BCA, Bank Permata dan DBS," ungkap ... Baca halaman selanjutnya