Saham Global Stabil karena Harga Dolar Lebih Tinggi

"Emas juga berada dalam keadaan terpincang-pincang menuju minggu terburuk sejak Desember."
Dolar yang lebih kuat dan biaya pinjaman global sedikit lebih tinggi (Net)

KLIKPOSITIF - Dolar yang lebih kuat dan biaya pinjaman global sedikit lebih tinggi membuat saham dunia melemah, Jumat (23/2). Emas juga berada dalam keadaan terpincang-pincang menuju minggu terburuk sejak Desember.

Pasar utama Eropa di London, Frankfurt dan Paris hampir tidak beranjak dalam pergerakan awal, menjaga indeks dunia MSCI 47. Keuntungan moderat untuk dolar berarti euro ditetapkan mencatat kerugian mingguan terbesar kedua dalam hampir empat bulan [/ FRX], karena kehati-hatian dalam pemilihan Italia memberi pasar obligasi.

Dilansir dari laman reuters, jajak pendapat menunjukkan sebuah parlemen yang digantung di Italia, di mana tidak ada satu partai atau koalisi yang memiliki mayoritas untuk membentuk pemerintah, dan analis memperkirakan volatilitas jangka pendek yang dapat membebani pasar zona euro sensitif secara tradisional.

Imbal hasil obligasi 10 tahun Italia naik 1 bps pada 2,09 persen. Ini telah meningkat sekitar 10 basis poin minggu ini. "Beberapa pola yang sudah lama terlupakan kembali ke pasar obligasi euro dengan rally Bunds sementara Italia sell off," kata Commerzbank, Christoph Rieger.

Dia mencatat komentar dari Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker minggu ini, yang dilaporkan memperingatkan tentang risiko pemilihan Italia. Isu cross-asset global yang lebih luas tetap sama seperti pada beberapa minggu yang berombak. Seberapa jauh dan cepat suku bunga AS dapat naik dan apa artinya biaya pinjaman global, risk appetite dan kepercayaan bisnis.

Perhatian tersebut bergema di pasar obligasi dengan yield AS meningkat lebih dari 50 basis poin sejak awal Desember, lebih dari 38 basis poin untuk utang pemerintah Jerman.