BI: Sumbangan Devisa dari TKI Capai 2,2 Miliar Dolar AS

"Jumlah tersebut terhitung merupakan sumbangan devisa tahun lalu"
Ilustrasi (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Bank Indonesia mencatat, sumbangan devisa negara dari penerimaan remitansi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mencapai 2,2 miliar dolar AS.

Jumlah tersebut terhitung merupakan sumbangan devisa tahun lalu, yang terbilang naik tipis dari tahun 2016 yang mencapai 2,1 miliar dolar AS.

Berdasarkan laporan Neraca Pembayaran Bank Indonesia (BI), penerimaan remitansi tersebut juga relatif sama dibandingkan kuartal sebelumnya.

Pada kuartal keempat tahun lalu, pengiriman TKI paling besar masih berasal dari Kawasan Asia Pasifik yang mencapai 1,4 miliar dolar AS. Kemudian diikuti oleh kawasan Timur Tengah dan Afrika yang mencapai 0,8 juta dolar AS.

Kemudian pada akhir kuartal IV 2017, tercatat 3,5 juta penduduk Indonesia bekerja menjadi TKI di luar negeri.

Jumlah TKI tersebut tak bertambah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data BNP2TKI pada akhir tahun lalu, juga masih mengindikasikan, sebanyak 67,6 persen dari jumlah TKI bekerja di wilayah Asia Pasifik, dengan porsi terbatas Malaysia, Taiwan, Hongkong, dan Singapura.

Sementara itu, sebanyak 31,8 persen dari seluruh TKI bekerja di regional Timur Tengah dan Afrika, terbesar berada di negara Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania.(*)